Selasa, 16 September 2008

cermin

ketika kita bercermin atau berdiri di hadapan kaca apakah yang terlihat...?
wujud kita kan.tapi apakah tubuh bagian belakang kita juga terlihat didalam cermin itu. tidak bukan..?.dan seandanya cermin itu pecah apakah cermin itu menampakkan tubuh kita dengan sempurna dan yang sebenar-benarnya..? itulah cermin.
cermin adalah suatu benda yang selalu mengabarkan tentang jati diri kita. tapi sayang ia hanya menilai kita dari luar saja.apa yang ada dalm hati kita ia tak dapat mengetahuinya. bahkan kalau ia sudah pecah tak dapat berbicara tentang kita dengan sejujur-jujurnya.
tapi...teman itu lain wahai saudaraku. ia lebih baik daripada sekedar cermin itu. seorang teman akan menilai tentang baik dan buruk kita.
tapi sayang ...,teman jika telah menjadi penghianat. ia lebih besar kebohonganya daripada cermin yang pecah itu.
cermin yang pecah hanya tak bisa menunjukkan wujud kita, tapi seorang penghianat tak hentinya memperlihatkan tentang kita dengan kebohongan-kebohonganya. suatu yang baik dalam diri kita akan bisa menjadi buruk dan yang buruk pada diri kita akan menjadi sangat buruk.
jadi kesimpulanya carilah cermin sejati....ialah teman sejati. yang tidak hanya menjadi teman kala senang tapi juga kala duka.teman yang malu bicarakan keburukan kita sebelum ia berusaha untuk menutupi, memperbaiki dan menasihati kita.

Tidak ada komentar: